Warga Prancis terkait penyerang Charlie Hebdo dibekuk di Bulgaria
Merdeka.com - Pria Prancis bernama Fritz-Joly Joachin, 29 tahun, ditangkap di Bulgaria pada 1 Januari lalu saat mencoba masuk ke Turki. Dia diketahui pernah berkomunikasi dengan salah satu dari penyerang kantor tabloid Charlie Hebdo pekan lalu.
"Pria berdarah Haiti itu beberapa kali mengontak Cherif Kouachi," kata jaksa penuntut umum Darina Slavova kepada kantor berita AFP, seperti dilansir koran the Times of Israel, Selasa (13/1).
Darina mengatakan komunikasi itu terjadi pada 30 Desember sebelum Joachin bertolak dari Prancis. Itu berarti sepekan sebelum Cherif dan kakaknya Said membunuh 12 orang di kantor Charlie Hebdo.
Joachin sebelumnya sudah masuk daftar sosok incaran di Eropa setelah Prancis mendapat laporan istrinya menuduh dia menculik putra tiga tahun mereka.
Namun kemarin jaksa Bulgaria menerima surat permintaan penahanan kedua dari pengadilan di Paris.
"Tuntutannya adalah ikut terlibat dalam kelompok kejahatan dengan tindakan teroris," kata Slavova.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya