Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga Prancis Ramai-Ramai Serahkan Senjata Api ke Polisi, Termasuk Pisau

Warga Prancis Ramai-Ramai Serahkan Senjata Api ke Polisi, Termasuk Pisau warga prancis serahkan senjata ke polisi. ©Eric Gaillard/Reuters

Merdeka.com - Warga Prancis yang memiliki senjata ramai-ramai menyerahkan senjata mereka ke kantor polisi pekan ini. Tindakan itu adalah bagian dari upaya pengumpulan senjata tak berizin yang biasa sudah cukup lama tersimpan di atap rumah atau di balik lemari.

Pemilik senjata di Prancis memang tidak sebanyak di Amerika Serikat, misalnya, dan kejahatan dengan senjata termasuk jarang terjadi. Namun Prancis ingin membatasi jumlah para pemilik senjata yang saat ini mencapai enam juta orang, kata perkiraan aparat.

"Senjata itu punya ayah saya dan saya tidak tahu harus diapakan," kata Lionel di kantor polisi di Kota Nice, sebelah selatan Prancis, seperti dilansir laman Reuters, Jumat (2/11). "Saya tidak begitu suka senjata dan karena ada kesempatan untuk menyingkirkannya maka saya ingin melakukannya."

Senapan, senjata genggam, amunisi, bahkan pisau dan granat diserahkan ke 300 titik pengumpulan senjata di seantero Prancis. Kampanye ini diumumkan Kementerian Dalam Negeri pada 25 November lalu.

Mereka yang membawa senjata sendiri ke kantor polisi tidak akan dikenai denda. Mereka juga bisa mendaftarkan senjata itu atau menyerahkannya ke polisi.

Hingga Rabu sudah ada 65.000 senjata api dan 1,6 juta peluru yang diserahkan ke polisi.

"Ketika kami bertanya kepada mereka, mereka cukup senang bisa menyingkirkan benda-benda itu," kata polisi Florence Gavello di Nice.

Kampanye gerakan ini akan berakhir hari ini dan senjata yang terkumpul akan diserahkan ke museum atau dihancurkan.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP