Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga Malaysia diminta tidak kunjungi Mesir

Warga Malaysia diminta tidak kunjungi Mesir Unjuk rasa Mesir. ©AFP

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri Malaysia meminta agar warganya menunda jadwal kunjungan ke Mesir sebab meletupnya unjuk rasa di jalan-jalan di Ibu Kota Kairo dan kota-kota besar lainnya, termasuk Faiyum, Mansoura, dan Alexandria.

Surat kabar the Star melaporkan, Senin (1/7), Wisma Putra atau Kementerian Luar Negeri Malaysia mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi di Mesir dengan sangat spesifik, di mana ratusan orang terluka dalam demonstrasi sudah berlangsung selama beberapa hari itu.

Ketidakstabilan situasai melanda Mesir akibat demonstrasi besar-besaran di negeri piramida itu. Dikabarkan juga bahwa hari ini akan ada unjuk rasa secara bersamaan di seantero Mesir.

Alhasil, Kementerian Luar Negeri Malaysia menyarankan agar warganya menunda jadwal kunjungan mereka ke Mesir.

Tujuh orang dilaporkan tewas dan lebih dari 600 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan dengan aparat keamanan. Dua tertembak saat bentrok di depan markas Ikhwanul Muslimin dan lima lainnya meninggal dalam bentrokan di sekitar Kairo.

Jutaan orang berunjuk rasa di seantero Mesir dan ratusan ribu lainnya berkumpul di Alun-alun Tahrir. Mereka membawa kartu merah bertulisan Irhal (dalam bahasa Arab berarti keluar). (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP