Warga China keluarga penumpang MH370 desak bertemu Mahathir
Merdeka.com - Keluarga penumpang maskapai Malaysia Airlines MH370 di China kemarin mendesak untuk bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad yang dijadwalkan datang ke China pekan ini.
Sekitar puluhan keluarga MH370 berkumpul di luar Kedutaan Malaysia di Beijing untuk menyerahkan surat kepada pemerintah Malaysia.
"Kami meminta Perdana Menteri Mahathir Mohamad atau perwakilan pemerintah Malaysia bertemu dengan keluarga penumpang MH370 dalam lawatan resmi ini," bunyi surat itu, seperti dilansir laman Arab News, Kamis (16/8).
Mahathir rencananya tiba hari ini dalam agenda kunjungan lima hari, termasuk bertemu dengan Perdana Menteri Li Keqiang pada Senin mendatang.
Keluarga MH370 juga menyampaikan permohonan untuk melanjutkan pencarian pesawat nahas itu, pertemuan rutin dengan pejabat Malaysia tiap bulan, serta penjelasan dari para penyelidik soal laporan final yang baru-baru ini diterbitkan.
Surat serupa juga diserahkan kepada Kementerian Luar Negeri.
"Kami berharap, dalam kunjungannya ke China, dia (Mahathir) bisa secepatnya menuntaskan kasus ini," kata Gu Xiu Fang, yang keluarga serta putranya berada di pesawat itu.
"Kami tidak tahu bagaimana perkembangan selama ini. Hidup kami berhenti sejak 8 Maret 2014," kata dia.
Keluarga penumpang MH370 bulan ini mengungkapkan rasa frustrasi mereka terhadap laporan final sepanjang 1.500 halaman yang tidak memberi keterangan bagaimana pesawat itu bisa hilang. Laporan itu juga belum diterjemahkan ke bahasa mandarin.
Dalam laporan itu tim penyelidik menyampaikan mereka tidak bisa menentukan apa yang menjadi penyebab pesawat berpenumpang 239 orang itu hilang.
Misteri hilangnya MH370 pada 8 Maret 2014 menjadi peristiwa pencarian terbesar dalam sejarah penerbangan. Namun pesawat itu tidak juga ditemukan meski tim pencari dipimpin pihak Australia menjelajahi wilayah seluas 120 ribu kilometer persegi di Samudera Hindia.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya