Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wanita ini menikahi pria pendonor spermanya

Wanita ini menikahi pria pendonor spermanya Aminah Hart dan keluarganya. ©facebook

Merdeka.com - Perempuan Australia kelahiran Inggris Aminah Hart melahirkan anak perempuan bernama Leila dari proses bayi tabung.

Dia menceritakan bagaimana saat dia berusaha melacak siapa lelaki yang menjadi pendonor spermanya.

Menurut tabloid Mirror, meski tidak pernah bertemu, Hart memilih sperma pendonor bernama Scott Andersen, 45 tahun, karena di profilnya dia menjelaskan dirinya adalah sosok yang "bahagia dan sehat".

Lewat Internet Hart kemudian berhasil melacak keberadaan Anderson. Ternyata pria itu juga adalah seorang guru football, seperti dilansir surat kabar the Independent, Jumat (25/3).

Hart lalu menghubungi Andersen melalui jalur resmi, yaitu klinik donor sperma. Pihak klinik akhirnya bersedia memberikan nomor telepon Andersen.

Secara hukum Andersen tidak dibolehkan bertemu dengan Leila sampai dia berusia 18 tahun.

Tapi setelah melihat foto anak biologisnya, Andersen menyatakan setuju menghubungi putrinya itu.

Lewat komunikasi beberapa kali via surel, Andersen akhirnya bertemu dengan Hart dan putrinya di Kota Melbourne.

Setelah bertemu beberapa kali, Hart dan Andersen kemudian menjalin hubungan asmara dan menikah dua tahun kemudian.

"Yang terjadi kepada Scott dan saya adalah sesuatu yang acak," kata Hart kepada stasiun televisi Channel Nine.

"Dia tadinya hanya sosok singkat di selembar kertas. Dia bisa saja jadi orang lain. Fakta bahwa kami saling menyukai dan jatuh cinta hingga kini masih tidak masuk akal bagi saya," ujar Hart.

Andersen mengatakan dia bersedia bertemu tadinya hanya untuk melihat Leila, tapi kemudian dia memupuk rasa kepada Hart.

Sebelumnya Hart pernah melahirkan dua anak laki-laki dari hubungan dengan dua pria sebelumnya. Tapi anaknya kemudian meninggal saat masih bayi.

Hart kemudian diberitahu bahwa dia punya kelainan genetik langka: tiap anak laki-laki yang dilahirkannya tidak bisa bertahan hidup.

"Saya hanya ingin mengenang kedua anak saya sebelumnya. Karena merekalah hidup saya seperti ini sekarang. Jika saya membangun keluarga dengan cara yang biasa maka saya tidak akan punya Leila dan Scott seperti sekarang."

Kisah Hart ini kemudian ditulis dalam buku dan akan difilmkan. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP