Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Vladimir Putin: Rusia Harus Sambut Pejuang Sukarelawan untuk Bertempur di Ukraina

Vladimir Putin: Rusia Harus Sambut Pejuang Sukarelawan untuk Bertempur di Ukraina Presiden Rusia Vladimir Putin. Sumber Foto: AFP

Merdeka.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin menyampaikan Rusia pasti mengizinkan sukarelawan yang ingin bertempur di Ukraina mendukung serangan Moskow.

Berbicara kepada Dewan Keamanan, Putin juga mengatakan mendukung dia juga mendukung penyerahan senjata yang disita di Ukraina kepada pejuang separatis yang didukung Rusia di wilayah Donbas timur negara itu, seperti dilansir Al Jazeera, Jumat (11/3).

Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu menyampaikan dalam rapat tersebut, ada 16.000 sukarelawan di Timur Tengah yang siap menuju Ukraina untuk bertempur bersama pasukan pemberontak melawan Ukraina.

Saat ini pertempuran terus berlangsung di Ukraina. Jonah Hull dari Al Jazeera melaporkan dari kota Lviv, Ukraina Barat mengatakan, serangan Rusia berlangsung di pusat-pusat kota besar di seluruh Ukraina.

"Di Kharkiv, di sebelar timur, institut fisika dan teknologi nyaris luput dari serangan udara - tempat itu menampung sebuah reaktor nuklir eksperimental," jelasnya.

"Di Chernihiv, di utara, infrastruktur penting diserang, pipa air disebut telah digempur di sana dan di Lutsk, di barat laut Kiev, dan Ivano-Frankivsk, sangat dengan tempat saya berada di sini, lapangan terbang militer dihantam serangan udara sebagai bagian upaya terus menerus Rusia untuk melumpuhkan kemampuan angkatan udara dan pertahanan udara untuk beroperasi," jelasnya.

Sementara itu, Imran Khan yang melaporkan dari Kiev mengatakan, sirene serangan udara berbunyi dari tempat yang diyakini di sebelah barat ibu kota.

"Kami mendengar saat subuh ada beberapa serangan di sebelah barat kota," lapornya.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP