Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Virus Corona Bisa Bertahan Dalam Suhu 60 Derajat Celcius Selama 1 Jam

Virus Corona Bisa Bertahan Dalam Suhu 60 Derajat Celcius Selama 1 Jam penampakan virus corona. ©NIAID-RML

Merdeka.com - Virus corona dapat bertahan lama dalam suhu tinggi, demikian temuan sebuah penelitian sekelompok peneliti di Universitas Aix-Marseille di Prancis selatan.

Dalam melakukan penelitian ini, para peneliti memanaskan virus corona dalam suhu 30 derajat Celcius selama 30 menit, kemudian dalam suhu 60 derajat Celcius selama 60 menit, dan 92 derajat Celcius (hampir mencapai titik didih air) selama 15 menit, menurut makalah penelitian yang diterbitkan jurnal bioRxiv.org pada Sabtu, dilansir dari Alarabiya, Minggu (19/4).

Sementara suhu tinggi secara signifikan mengurangi efektivitas virus corona, virus ini masih mampu meniru, misalnya bisa memulai fase infeksi lain di inangnya.

Hanya pada saat virus corona dipanaskan dengan suhu 92 derajat Celcius selama 15 menit, virus ini sepenuhnya berhasil dimatikan.

virus corona bisa bertahan dalam suhu 60 derajat celcius selama 1 jamRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Protokol yang paling umum untuk menonaktifkan virus adalah pemanasan satu jam dalam suhu 60 derajat Celcius, seperti yang direkomendasikan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) di Amerika Serikat. Protokol ini digunakan untuk menonaktifkan virus dengan tingkat kematian yang tinggi, seperti virus Ebola.

Hasil penelitian ini memiliki implikasi berbahaya bagi teknisi laboratorium yang melakukan tes pada sampel untuk menentukan apakah mereka positif terinfeksi virus corona atau tidak.

Para teknisi laboratorium di seluruh dunia menggunakan protokol pemanasan selama satu jam dalam suhu 60 derajat Celcius untuk mematikan virus sebelum melakukan uji sampel.

Namun kendati demikian, sebagaimana yang ditunjukkan penelitian ini, protokol tersebut sangat tidak efektif terhadap virus corona, menjadikan para teknisi laboratorium berisiko tinggi terinfeksi saat melaksanakan tugasnya.

Saat protokol suhu yang lebih tinggi telah terbukti mematikan virus sepenuhnya, suhu tinggi juga dapat secara signifikan memecah virus 'RNA - molekul yang membawa kode genetik unik virus. Ini mengurangi sensitivitas tes dan meningkatkan kemungkinan hasil tes negatif palsu.

virus corona bisa bertahan dalam suhu 60 derajat celcius selama 1 jamRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Para peneliti menyarankan untuk menggunakan bahan kimia, bukan suhu yang mendekati titik didih untuk menonaktifkan virus, memungkinkan teknisi laboratorium untuk menjaga keselamatan mereka tanpa mengurangi efisiensi dari tes virus corona terlalu banyak.

"Hasil yang disajikan dalam penelitian ini harus membantu untuk memilih protokol yang paling cocok untuk inaktivasi untuk mencegah paparan personil laboratorium yang bertanggung jawab atas deteksi langsung dan tidak langsung Sars-CoV-2 (virus corona) untuk tujuan diagnostik," tulis para peneliti.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP