[Video] Militer Israel bakal punya 'drone bunuh diri'
Merdeka.com - Berdasarkan sejumlah laporan diperoleh koran Haaretz, militer Israel berencana membeli pesawat nirawak (drone) yang bisa dikendalikan melalui komputer tablet untuk melumpuhkan musuh.
Drone itu bisa dipersenjatai dengan granat dan kamera untuk menyasar target mereka.
Seorang pejabat Industri Kedirgantaraan Israel (IAI) mengatakan militer Negeri Bintang Daud mempertimbangkan penggunaan pesawat 'Rotem', bahasa Ibrani untuk serangan bunuh diri menggunakan drone, seperti dilansir Middle East Eye, Senin (11/4).
Tidak seperti pesawat nirawak milik Amerika Serikat yang membutuhkan pilot terlatih untuk mengoperasikannya, drone milik Israel ini nantinya berukuran lebih kecil dan lebih murah serta bisa dioperasikan melalui komputer tablet.
Drone dengan empat baling-baling itu beratnya hanya 4,5 kilogram. Artinya serdadu Israel bisa senantiasa membawanya di medan tempur. Pesawat nirawak itu bisa mengudara selama 30 menit.
Menurut IAI, drone itu bisa terbang tanpa suara sejauh 200 meter. Saat posisi musuh sudah diketahui, Rotem akan terbang lebih cepat dan kemudian menjatuhkan granat untuk menghancurkan musuh dan dirinya sendiri.
Dana yang diperlukan untuk Rotem ini dalam kisaran puluhan ribu dolar Amerika, jauh lebih murah ketimbang sistem rudal dan juga lebih murah dari drone biasa yang berharga puluhan juta dolar.
Pejabat IAI mengatakan kepada Haaretz, drone itu sudah dijual ke militer asing tapi dia menolak menyebut negara mana.
Dia juga menolak berkomentar soal laporan tentara Azerbaijan yang menggunakan 'Harop' untuk menyerang konvoi pasukan Armenia dalam konflik di wilayah Nagorno-Karabakh.
Harop adalah pesawat nirawak yang menurut berbagai laporan sudah digunakan di India, Israel, dan Azerbaijan. Harop bisa membawa bahan peledak seberat 15 kilogram dan bisa mengudara selama tujuh jam.
Berikut video demonstrasi Rotem milik Israel:
(mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya