Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

[Video] Bocah Suriah korban serangan udara menangis panggil ayahnya

[Video] Bocah Suriah korban serangan udara menangis panggil ayahnya Aya. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Dia terduduk di atas kasur sebuah rumah sakit. Tubuhnya tertutup debu, dengan darah segar mengalir di kening, hidung dan mulutnya.

Bocah perempuan itu menangis, berteriak memanggil ayahnya. Suara seorang pria di belakang kamera menanyakan namanya, namun anak tersebut terus memanggil ayahnya.

"Aya," ucapnya sambil terus menangis.

Pria di belakang kamera kembali bertanya dia ada di mana saat insiden terjadi.

"Di rumah, atap jatuh menimpa kami. Ayah, ayah. Datanglah," sambung bocah tersebut.

Kisah bocah ini terekam dalam video yang diunggah oleh kelompok aktivis pro-oposisi Suriah, Talbiseh Media Center. Video ini jadi viral karena mengingatkan dunia bahwa korban konflik di Suriah adalah anak-anak.

Dikutip dari CNN, Rabu (12/10), dalam rekaman, staf rumah sakit dan relawan berupaya untuk membersihkan dan merawat luka Aya, yang berhasil diselamatkan bersama keluarganya dari reruntuhan rumah mereka.

Serangan udara terjadi di Talbiseh, wilayah yang dikuasai pemberontak. Talbiseh merupakan kota besar di wilayah barat laut Suriah, sekitar 10 kilometer dari Homs.

Relawan menyebutkan, sedikitnya dua orang tewas dan 30 lainnya terluka akibat serangan udara tersebut.

Ibu, ayah dan tiga saudara kandung Aya juga ikut menjadi korban luka akibat serangan itu.

Video rekaman Aya ini mengingatkan kita pada Omran Daqneesh, bocah laki-laki asal Suriah yang hanya bisa diam termangu di dalam ambulans sesaat setelah serangan udara terjadi dan merobohkan rumahnya. Video itu juga sempat menjadi viral beberapa bulan lalu.

Berikut video Aya:

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP