Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai Paris, Turki jadi sasaran empuk teror

Usai Paris, Turki jadi sasaran empuk teror Kantor polisi Turki dibom. ©Reuters/Huseyin Aldemir

Merdeka.com - Seorang teroris meledakkan diri dan melukai lima polisi di Turki, dekat perbatasan Suriah pada Sabtu (14/11) pekan lalu. Dalam insiden itu, dua teroris perempuan ditangkap otoritas keamanan Gaziantep.

Kantor berita AP melaporkan insiden terjadi saat anggota anti-teror Turki membobol tempat yang seharusnya menjadi sarang militan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Saat penggerebekan, bahan peledak dan senapan mesin ditemukan.

Sebuah sumber militer menginformasikan kepada kantor berita lokal, beberapa jam sebelum ledakan yang menewaskan lima orang itu, dikatakan penembakan brutal terjadi di Turki.

"Teroris lainnya menembaki sebuah kendaraan militer di dekat perbatasan tenggara Turki, beberapa jam sebelum ledakan itu terjadi," ucap sumber militer kepada kantor berita Anadolu.

Empat orang tewas dalam peristiwa baku tembak tersebut. Disebutkan, mobil para teroris berhasil lolos melintasi perbatasan Suriah.

Penjagaan di Turki memang diperketat sebelum Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang diselenggarakan di Antalya. KTT ini sudah dilaksanakan sejak kemarin dan dijadwalkan selesai hari ini.

Ancaman terorisme global akan menjadi isu utama yang dibahas kepala negara yang tergabung dalam G20. Ancaman itu diangkat mengikuti serangan teror di Paris pada Jumat pekan lalu. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP