Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai dilengserkan, eks Presiden Korsel akhirnya minta maaf

Usai dilengserkan, eks Presiden Korsel akhirnya minta maaf Presiden Korea Selatan Park Geun Hye. ©Reuters

Merdeka.com - Mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye memenuhi panggilan pertama sebagai tersangka kasus korupsi yang membuatnya lengser. Tiba di tempat pemeriksaan, Geun-hye meminta maaf pada segenap rakyat Korsel.

"Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat. Saya akan patuh dan bertindak kooperatif selama pemeriksaan," ujarnya kepada media di depan gedung kejaksaan, dilansir dari Reuters, Selasa (21/3).

Mengenakan jaket biru gelap, Geun-hye tiba di kantor kejaksaan sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Dia datang dengan kawalan polisi.

Geun-hye resmi dimakzulkan usai Mahkamah Konstitusi mengesahkan mosi pemakzulan yang dilakukan parlemen pada 10 Maret lalu. Dipecatnya Geun-hye lantaran dia diduga melakukan kolusi bersama dengan sahabatnya Choi Soon-sil.

Presiden wanita pertama Korsel itu sebenarnya telah ditetapkan jaksa sebagai kaki tangan Choi dalam menekan sejumlah pengusaha Korsel untuk menggelontorkan jutaan dolar kepada dua yayasan pribadi sahabatnya.

Meski demikian, Park belum bisa dituntut karena saat itu dia masih jadi presiden, dan dia memiliki kekebalan hukum karena jabatannya kala itu.

Usai berbagai protes muncul di Negeri KPop, Geun-hye kemudian bersedia mundur pada November 2016. Dia meminta parlemen untuk melengserkannya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP