Ular serang Irak, 60 orang tewas
Merdeka.com - Kota Sayid Dkheel, selatan Irak dalam kondisi berbahaya. Warga diserang ratusan ular berbisa, termasuk kobra, dan dilansir 60 orang tewas.
Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Kamis (23/5), ular-ular berbisa itu mencari tempat dingin untuk hidup lantaran kenaikan suhu cuaca. Warga banyak meninggalkan kota itu sebab angka korban bertambah.
Warga juga mengeluh kurangnya bantuan pemerintah yang belum menyediakan obat-obatan diperlukan demi menangani luka ular. "Ini daerah berbahaya. Kami mendesak pemerintah membawa secepat mungkin obat penawar racun ular," ujar penduduk bernama Jassem Muhammad.
Kurangnya peralatan medis di rumah sakit setempat membuat situasi menjadi makin buruk. Departemen kesehatan menolak berkomentar untuk kasus ini. (mdk/din)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya