Ular serang Irak, 60 orang tewas

Reporter : Ardini Maharani | Jumat, 24 Mei 2013 18:02




Ular serang Irak, 60 orang tewas
ular kobra. shutterstock

Merdeka.com - Kota Sayid Dkheel, selatan Irak dalam kondisi berbahaya. Warga diserang ratusan ular berbisa, termasuk kobra, dan dilansir 60 orang tewas.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Kamis (23/5), ular-ular berbisa itu mencari tempat dingin untuk hidup lantaran kenaikan suhu cuaca. Warga banyak meninggalkan kota itu sebab angka korban bertambah.

Warga juga mengeluh kurangnya bantuan pemerintah yang belum menyediakan obat-obatan diperlukan demi menangani luka ular. "Ini daerah berbahaya. Kami mendesak pemerintah membawa secepat mungkin obat penawar racun ular," ujar penduduk bernama Jassem Muhammad.

Kurangnya peralatan medis di rumah sakit setempat membuat situasi menjadi makin buruk. Departemen kesehatan menolak berkomentar untuk kasus ini.

[din]

KUMPULAN BERITA
# Irak

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Jelang liberalisasi, gerak pengusaha konstruksi asing diperketat
  • Dana kelolaan BPJS jadi sumber pembiayaan proyek MP3EI
  • Menag: Sudah sewajarnya pemerintah akui peran besar pesantren
  • Jadi bandar narkoba, napi Lapas Sragen batal hirup udara bebas
  • Marshanda: Aku tahu posisi aku
  • Khasiat hebat yang tersembunyi di balik pahitnya pare!
  • Sebelum penemuan mayat bocah tanpa organ, bocah 5 tahun diculik
  • Maruarar Sirait usul tak ada kenaikan gaji presiden dan DPR
  • Sidak Wapres Boediono di Imigrasi Jakpus cuma 5 Menit
  • Saksi akui eks Kepala Bappebti sediakan sogokan izin pemakaman
  • SHOW MORE