Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ulama Saudi larang warga pergi ke luar negeri

Ulama Saudi larang warga pergi ke luar negeri Ilustrasi bandara. ©shutterstock.com/Rob Wilson

Merdeka.com - Abdullah al-Suwailem, ulama Arab Saudi yang mengeluarkan fatwa melarang warga bepergian ke luar negeri mendapat banyak kecaman akibat pernyataannya itu. Seorang penulis kolom di Saudi bahkan menyebut dia seorang bakteri ekstremis.

Suwailem adalah ulama yang ditugaskan dalam program merehabilitasi anggota al-Qaidah di dalam penjara. Dia berfatwa siapa pun yang meninggal di tanah kafir akan masuk neraka. Fatwanya itu dimuat di surat kabar bermarkas di London, al-Hayat, pekan lalu, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Selasa (6/5).

"Bepergian ke luar negeri dilarang menurut syariat, kecuali dalam keadaan darurat dan dengan beberapa persyaratan," kata dia.

Syarat pertama, kata dia, orang itu harus punya iman kuat supaya tidak jatuh pada nafsu.

"Siapa pun yang takut terjerumus ke dalam dosa, seperti mabuk-mabukkan, jangan pergi ke luar negeri kecuali darurat."

Suweilem menyatakan kepada koran al-Hayat, Tuhan tidak suka jika muslim berada di tengah-tengah orang kafir.

Dia juga mengatakan pergi ke luar negeri buat menuntut ilmu di negeri kafir seharusnya tidak dilakukan.

"Pergi ke tanah kafir untuk urusan bisnis dan sekolah adalah dilarang, kecuali dalam keadaan sangat darurat," kata dia.

(mdk/fas)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP