Ulama Mesir sebut merayakan Valentine sama saja berzina
Merdeka.com - Ulama Salafi Mesir Ahmad Mahmud Abdullah dua hari lalu mengatakan mereka yang merayakan Hari Valentine atau menjual pernak-pernik berhubungan dengan perayaan itu berarti telah berbuat dosa. Ulama biasa dipanggil Abu Islam itu juga menyebut mereka akan dibakar di neraka.
Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Jumat (15/2), Abu Islam menyatakan hal itu dalam sebuah acara televisi miliknya sendiri al-Ummah. Dia mengatakan mereka yang merayakan Valentine pada 14 Februari berarti telah berbuat zina.
"Tanggal 14 Februari adalah perayaan perzinaan. Gereja Kristen tentu saja merayakan Hari Valentine, namun saya minta kepada seluruh umat muslim dan mereka yang takut akan Tuhan agar tidak menggunakan sesuatu yang berwarna merah. Bahkan klub sepak bola al-Ahli tidak akan memakai seragam warna merah," kata Abu Islam.
Abu Islam juga menyatakan setiap perempuan yang pergi merayakan Hari Valentine berarti telah berbuat zina dan sama saja dengan melacurkan dirinya sendiri.
"Kita, umat muslim tidak melakukan kumpul kebo, kita juga tidak boleh berbuat dosa. Hari Valentine yang melambangkan Kristen adalah perayaan untuk perzinaan serta pelacuran, dan siapa saja yang merayakan hari itu adalah pelacur. Sebab setiap pelacur akan memilih seorang pria dan dia akan menghabiskan waktu dari pagi sampai malam bersama pria itu," ucap Abu Islam.
Karenanya, Abu Islam memutuskan untuk melarang semua perempuan muslim di negara-negara Arab untuk turut serta dalam perayaan Valentine dan bersenang-senang dalam perayaan yang melambangkan hari kasih sayang itu.
"Ini hanya permulaan saja, sebab mereka selalu merayakan hari para santo mereka. Mereka telah menghabiskan hidupnya hanya untuk melakukan berbagai macam perayaan dan persetubuhan. Apa arti cinta bagi mereka? iya perzinaan, pelacuran, dan cabul," tegas Abu Islam.
Abu Islam sebelumnya dituduh telah melakukan penistaan terhadap agama. Jaksa penuntut umum mendapat beberapa laporan yang menuduh dia telah menista agama Kristen melalui pernyataan dia buat di surat kabar Tahrir.
Abu Islam dan anaknya tahun lalu juga melakukan aksi robek dan bakar Alkitab di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Mesir saat memprotes munculnya film anti-Islam yang telah melecehkan Nabi Muhammad dan umat muslim. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya