Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ulama Indonesia ingin promosikan Pancasila ke luar negeri

Ulama Indonesia ingin promosikan Pancasila ke luar negeri Hasyim Muzadi. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - International Conference of Islamic Scholars (ICIS) menggelar pertemuan keempat dengan judul Islam moderat. Sekjen ICIS KH. Ahmad Hasyim Muzadi mengatakan jargon tersebut dipilih untuk mengembalikan Islam yang natural.

"Artinya Islam natural, ilmiah yang belum tersentuh kepentingan politik, ekonomi, dan kepentingan di luar agama," ucap pria akrab disapa Hasyim ini, di Gedung Garuda Kementerian Luar Negeri, Rabu (18/11).

Mantan ketua PBNU ini mengatakan Islam moderat akan dibawa ICIS ke seluruh dunia dengan menampilkan pola pikir Islam di Indonesia yang justru menjamin keamanan nasional dan internasional.

"Ke luar negeri kita promosikan Pancasila sebagai pilihan alternatif antara negara sekuler dan negara agama," lanjutnya.

Baginya, pemikiran moderat akan tergerus dengan pemikiran radikal dan liberal jika tidak ada upaya untuk mengelola dengan baik pemikiran tersebut. Pasalnya, seluruh aliran dan pemikiran keagamaan masuk secara deras tanpa ada proses penyaringan, dan hal tersebut memerlukan kewaspadaan dan kehati-hatian dari pemerintah serta ulama.

"Pemikiran yang masuk ke Indonesia ada dua, pertama moderat dan kedua transnasional. Pemikiran transnasional merupakan sekte-sekte dalam agama, tak hanya membawa ajaran agama namun ada sistem politik dari negara lain," jelas Hasyim.

Dia menyebutkan ICIS membawa dua misi dalam pertemuan yang akan dilakukan 23 hingga 25 November mendatang. Pertama misi untuk menyampaikan pemikiran moderasi ke seluruh dunia dan khasanah itu ada di Indonesia. Kedua, menyampaikan Pancasila sebagai alternatif untuk negara yang plural, tidak sekuler tetapi juga tidak negara agama.

"Oleh karena itu, dengan adanya ICIS negara bisa mengayomi kepentingan seluruh elemen bangsa,"ujarnya.

Hasyim menegaskan, secara jangka panjang moderasi inilah yang akan melestarikan Indonesia. Karenanya, kata Hasyim, ICIS harus dengan negara dan pemerintah.

"Karena ini bukan hanya urusan Islam, melainkan keselamatan Indonesia," tutupnya.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP