Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ukraina Klaim Temukan 410 Mayat di Sekitar Kiev Setelah Pasukan Rusia Mundur

Ukraina Klaim Temukan 410 Mayat di Sekitar Kiev Setelah Pasukan Rusia Mundur Serangan Rusia di Ukraina. ©ARIS MESSINIS/AFP

Merdeka.com - Jaksa Agung Ukraina kemarin mengatakan pihaknya menemukan 410 mayat warga di sejumlah kota dekat Kiev setelah Rusia menarik mundur pasukannya dari wilayah di sekitar Ibu Kota Kiev.

Jaksa Ukraina baru bisa memasuki Kota Bucha, Irpin, dan Hostomel untuk pertama kali kemarin dan mereka butuh waktu untuk menyelidiki peristiwa itu, kata Jaksa Agung Iryna Venedyktova, seperti dilansir laman Reuters, Senin (4/4).

"Kami harus bekerja sama dengan saksi. Warga saat ini sangat tertekan sehingga mereka tidak mampu berbicara," kata dia.

Venedyktova menuturkan, sejauh ini sudah 140 jenazah yang diperiksa tapi dia meminta Kementerian Kesehatan untuk memberikan bantuan tenaga ahli forensik sebanyak mungkin ke rumah sakit di wilayah Kiev.

Hampir 300 orang dikubur di pekuburan massal di Bucha, sebuah daerah di luar Ibu Kota Kiev, Ukraina, menurut wali kota kepada AFP dua hari lalu setelah tentara Ukraina mengambil alih kota utama itu dari Rusia.

"Di Bucha, kami telah mengubur 280 orang di pekuburan massal," jelas wali kota Anatoly Fedoruk kepada AFP melalui telepon.

Dia menambahkan, jalan-jalan kota yang hancur parah itu dipenuhi mayat yang bergelimpangan.

AFP melihat sedikitnya 20 mayat pria berpakaian warga sipil, tergeletak di satu jalan di Bucha pada Sabtu.

"Semua orang ini ditembak, dibunuh, di belakang kepala," kata Fedoruk, dikutip dari laman Al Arabiya, Minggu (3/4).

Dia mengatakan para korban itu laki-laki dan perempuan, dan dia juga melihat bocah 14 tahun di antara para korban tewas. Banyak korban memakai perban putih untuk menunjukkan mereka tidak bersenjata.

Di daerah itu juga terdapat sejumlah mobil di jalan-jalan yang berpenumpang seluruh keluarga yang juga terbunuh; anak-anak, perempuan, nenek, dan sejumlah pria, menurut Fedoruk.

Mayat-mayat itu masih bergelimpangan di jalan karena pencari ranjau belum menyisir jalan tersebut.

Fedoruk mengatakan, mustahil menyampaikan berapa banyak warga sipil yang terbunuh selama pertempuran dengan pasukan Rusia.

Pihak berwenang akan mengangkat mayat-mayat tersebut setelah pencari ranjau memberikan mereka lampu hijau dalam tiga atau empat hari ke depan.

Pasukan Ukraina mengambil alih kendali atas Bucha pekan ini. Daerah ini tidak bisa diakses selama hampir sebulan saat dikuasai pasukan Rusia.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP