Twitter dan Facebook Hapus Unggahan Kedutaan Rusia Soal Pengeboman RS di Mariupol
Merdeka.com - Twitter dan Facebook menghapus unggahan Kedutaan Besar Rusia di Inggris terkait pengeboman rumah sakit anak dan bersalin di Mariupol karena melanggar ketentuan dengan menyangkal peristiwa kekerasan, seperti disampaikan kedua perusahaan ini pada Kamis.
Tiga orang termasuk seorang anak tewas dalam serangan udara yang menghantam rumah sakit itu pada Rabu, yang disampaikan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy pada Kamis.
"Kami mengambil tindakan penegakan terhadap Tweet yang Anda rujuk karena melanggar Peraturan Twitter, khususnya kebijakan Perilaku Kebencian dan Perilaku Menyesatkan kami terkait dengan penolakan peristiwa kekerasan," jelas juru bicara Twitter, dilansir Reuters, Jumat (11/3).
Salah satu ciutan @RussianEmbassy mengunggah foto dengan cap merah dengan keterangan "palsu" dan mengatakan rumah sakit itu tidak beroperasi dan digunakan oleh angkatan bersenjata Ukraina.
Rusia mengubah sikapnya atas pengeboman rumah sakit, dengan sejumlah pernyataan beragam yang menyimpang antara penyangkalan agresif dan seruan Kremlin untuk memberikan fakta yang jelas.
Moskow mengambil tindakan keras terhadap platform teknologi selama invasi ke Ukraina, yang disebut "operasi khusus," termasuk membatasi Twitter dan memblokir Facebook.
Twitter juga meluncurukan situs versi privasi terlindungi, yang dikenal sebagai "onion service", yang bisa diakses melalui web gelap dan bisa melewati pembatasan.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya