Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Turki terpaksa usir ibu asal Suriah baru melahirkan

Turki terpaksa usir ibu asal Suriah baru melahirkan Fatima Abdullah bersama bayi kembarnya. (dailymail.co.uk)

Merdeka.com - Seorang ibu hamil asal Suriah yang mengungsi ke Turki akhirnya dipulangkan kembali ke negaranya setelah baru dua hari melahirkan anak kembar.

Fatima Abdullah berhasil selamat setelah bersembunyi di bawah tempat tidur kerabatnya lalu pergi mengungsi tanpa bekal makanan menyusuri perbatasan Suriah selama beberapa pekan.

Harian The Daily Mail melaporkan, Selasa (11/9), Fatima akhirnya berhasil sampai ke sebuah rumah sakit di perbatasan Turki. Di sana dia melahirkan kembar laki-laki dan perempuan, yaitu Ahmad dan Bayan. Namun dua malam kemudian, Fatima harus kembali ke jalanan di Suriah karena pemerintah Turki melarang tambahan pengungsi sejak dua pekan lalu sebelum kamp baru berdiri.

Turki hingga saat ini telah menampung 80 ribu warga Suriah dan mengizinkan perempuan akan melahirkan masuk wilayah mereka. Setelah itu, mereka dikembalikan ke kamp di perbatasan Suriah.

Fatima, 29 tahun, kini tinggal di reruntuhan bangunan dekat perbatasan Suriah dan Turki di mana lima ribu pengungsi lain menunggu bisa menyeberang ke Turki. "Saya ingin rumah bersih. Tempat tinggal aman bagi kedua bayi saya. Di sini tidak bersih," ujar Fatima.

Para pengungsi di Bab al-Salamah terdampar dengan perbekalan minim dan kondisi kesehatan buruk. Seorang dokter Turki, Necmi, mengatakan, "Tak ada tempat yang sehat bagi perempuan di tempat ini." Necmi menjadi relawan di sebuah klinik di perbatasan.

PBB memperkirakan ada 1,2 juta penduduk mengungsi dari Suriah, setengahnya anak-anak. Konflik bersenjata selama satu setengah tahun ini juga telah menewaskan sekitar 23 ribu orang. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP