Turki temukan jasad dua pilot tempur ditembak Suriah
Merdeka.com - Tentara Nasional Turki kemarin mengumumkan berhasil menemukan dua jasad pilot mereka yang pesawatnya ditembak jatuh militer Suriah bulan lalu. Jenazah keduanya berada di perairan Mediterania, di antara perbatasan kedua negara bersitegang itu.
Jasad pilot Letnan Hasan Husein Aksoy dan Kapten Gokhan Ertan berhasil diidentifikasi lewat pantauan udara. Namun karena posisinya di dasar laut, evakuasi jenazah sedang diupayakan. "Militer Turki berusaha secepatnya mengangkat jenazah ke permukaan dan diserahkan kepada keluarga," tulis pernyataan pers militer, seperti dikutip stasiun televisi Turki TRT dan dilansir BBC, Kamis (5/7).
Insiden ini bermula pada 22 Juni, ketika Suriah menembak jatuh jet tempur F-4 Phantom milik Turki sedang berlatih. Pesawat itu hilang kontak saat melintasi Provinsi Hatay dekat pantai Suriah, berjarak 90 menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Erhac di Provinsi Malatya, sebelah barat laut Ibu Kota Ankara.
Menteri Penerangan Suriah Omran al-Zubi akhir bulan lalu berkelit dengan mengaku negaranya mengira jet tempur itu milik Israel. "Jet tempur Turki dan Israel sama-sama buatan Amerika. Kemungkinan pasukan kami mengira pesawat itu milik Israel," kata Omran.
Turki tidak terima pesawatnya ditembak dan bersiap mengajukan Suriah ke sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Menteri Luar Negeri Turki Ahmed Davutoglu bahkan sempat melontarkan komentar keras menantang Suriah berperang. "Seharusnya tidak ada yang berani menguji kemampuan (militer) Turki," ujar dia sehari setelah insiden.
Presiden Suriah Basyar al-Assad mencoba meredakan situasi saat akhir pekan lalu menyesalkan terjadinya insiden ini. "Jika pesawat ini ditembak jatuh di wilayah udara internasional (seperti diklaim Ankara) maka kami tak akan ragu meminta maaf. Kami baru tahu pesawat itu milik Turki setelah menembak jatuh," kata Assad dalam wawancara dengan surat kabar Turki, Cumhuriyet.
Dulu Turki merupakan mitra rezim Assad. Tetapi sejak perang saudara meletup di Suriah tahun lalu, hubungan keduanya surut. Lebih dari 30 ribu pengungsi Suriah telah ditampung di wilayah Turki bagian Selatan. Turki sempat meminta Assad mundur dari jabatannya buat menghentikan pertumpahan darah.
(mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya