Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Turki tangkap tiga orang terkait insiden bom bunuh diri

Turki tangkap tiga orang terkait insiden bom bunuh diri Kedutaan Amerika Serikat di Ibu Kota Ankara Turki diserang bom bunuh diri. guardian.co.uk ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi Turki telah menangkap tiga orang di Ibu Kota Ankara terkait aksi bom bunuh diri di Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Dua dari tiga orang itu ditangkap di Ankara, dan satu orang dibekuk di Istanbul, seperti dilansir stasiun televisi Aljazeera, Ahad (3/2).

Kelompok kiri Turki, Front Pasukan Pembebasan Rakyat Revolusioner (DHKP-C), mengatakan Sabtu lalu mereka bertanggung jawab atas penyerangan yang menewaskan pelaku bom bunuh diri dan seorang petugas keamanan Turki.

Dalam pernyataan di Internet DHKP-C menuding selama ini Amerika telah memperbudak Turki.

Di situs Tangisan Rakyat, kelompok yang sudah dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh Amerika itu mengancam akan membunuh Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan.

"Amerika Pembunuh! Kalian tidak akan bisa lari dari kemarahan rakyat," bunyi pernyataan di samping foto pelaku bom bunuh diri bernama Alisan Sanli. Di foto itu pelaku tampak mengenakan topi baret hitam dan berpakaian ala militer. Di pinggangnya terpasang sabuk penuh bahan peledak.

Erdogan yang langsung menyatakan kelompok itu sebagai pelaku pengeboman kemarin langsung mengadakan rapat dengan menteri dalam negeri, menteri luar negeri, panglima angkatan bersenjata, dan kepala kemanan negara di Istanbul.

Menteri Dalam Negeri Muammer Guler mengatakan pelaku pengeboman itu sebelumnya pernah dipenjara atas tuduhan terorisme di Turki. Dia kembali masuk ke Turki menggunakan dokumen palsu dan menjadi buron pihak keamanan.

"Pengebom bunuh diri itu ingin masuk gerbang kedutaan Amerika memakai kartu identitas palsu lalu meledakkan bom," kata pernyataan dari kantor gubernur provinsi di Ankara. Dalam pernyataan itu juga disebutkan pelaku meledakkan granat tangan.

Gedung Putih Jumat lalu mengutuk pengeboman itu sebagai tindakan teror dan mengatakan kelompok DHKP-C sebagai tersangka utama. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP