Tujuh Orang Tewas Saat Terjadi Kekacauan di Dekat Bandara Kabul Afghanistan
Merdeka.com - Sedikitnya tujuh orang Afghanistan tewas di dekat bandara internasional Kabul di tengah kekacauan karena banyaknya orang yang berusaha melarikan diri dari negara tersebut. Korban tewas ini disampaikan militer Inggris.
Ribuan warga Afghanistan berusaha melarikan diri dari negaranya setelah Taliban merebut negara tersebut dari pemerintahan Presiden Ashraf Ghani. Mereka takut Taliban akan kembali menerapkan kebijakan kerasnya setelah menguasai negara tersebut.
Kementerian Pertahanan Inggris tidak menjelaskan lebih jauh kapan warga tersebut tewas dan apakah angka kematian baru ini tambahan dari empat korban tewas yang dilaporkan pada Sabtu.
Dilansir Al Jazeera, Minggu (22/8), bandara Kabul dipenuhi ribuan orang yang berusaha melarikan diri dari Taliban, yang berhasil merebut Kabul pekan lalu. Foto-foto menyedihkan di mana orang-orang berusaha mengejar pesawat meningkatkan kekhawatiran atas lambannya proses evakuasi yang dipimpin negara-negara termasuk AS dan Inggris.
Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah warga terluka karena terinjak dan berdesakan dalam kerumunan di bandara.
Kedutaan Besar AS menerbitkan peringatan keamanan baru, meminta warga negaranya di Afghanistan tidak menuju bandara Kabul kecuali diinstruksikan perwakilan pemerintah AS.
Sementara itu, Presiden AS Joe Biden memperingatkan dia tidak bisa memprediksi hasil dari salah satu "pengangkutan udara paling sulit dalam sejarah” tersebut.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya