Tujuh Orang Tewas & 50 Terluka dalam Ledakan Pipa Gas di Bangladesh
Merdeka.com - Sedikitnya tujuh orang tewas dan 50 lainnya terluka setelah ledakan dahsyat menghancurkan bangunan tiga lantai di pusat kota Dhaka, Bangladesh, pada Minggu (27/6). Pejabat Bangladesh menyampaikan, pipa gas menjadi penyebab ledakan tersebut.
Polisi menyampaikan, ledakan tersebut sangat kuat yang menyebabkan jendela sedikitnya empat unit bus yang sedang melintas rusak, melukai puluhan penumpang di dalamnya.
Kepala Kepolisian Dhaka, Shafiqur Rahman menyampaikan sedikitnya tujuh orang tewas dalam ledakan tersebut, walaupun badan pemadam kebakaran menyebut angka kematian hanya tiga.
Dilansir laman The Star, Senin (28/6), polisi dan pejabat pemadam kebakaran mengatakan 50 orang terluka.
“Petugas pemadam kebakaran berada di TKP. Mereka akan menyelidiki penyebab ledakan. Tetapi intinya, kami yakin gas metan yang terkumpul dan terkonsentrasi di saluran pipa dan kemudian meledak di lantai dasar,” jelas Komisoner Gabungan Kepolisian Metropolitan Dhaka, Syed Nurul Islam kepada AFP.
Saksi mata mengatakan kepada media lokal, ledakan itu menghancurkan bangunan - yang menampung sebuah restoran, toko elektronik dan beberapa toko lainnya - menjadi puing-puing.
Polisi mengatakan setidaknya dua bangunan yang berdekatan juga rusak sebagian.
“Sedikitnya empat korban luka dalam kondisi kritis,” kata dokter di Sheikh Hasina Burn Hospital, Samanta Lal Sen, menambahkan belasan korban luka lainnya sedang ditangani.
Satuan penjinak bom kepolisian bergegas ke TKP.
“Kami sedang menganalisis sifat ledakan karena lantai dasar bangunan hancur,” kata pemimpin unit, Rahmatullah Chowdhury kepada The Daily Star.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya