Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Trump tersangkut 3.500 kasus hukum, terbanyak di sejarah capres AS

Trump tersangkut 3.500 kasus hukum, terbanyak di sejarah capres AS Capres Partai Republik Donald Trump. ©businessinsider

Merdeka.com - Donald Trump adalah calon presiden Amerika Serikat paling sering tersangkut kasus hukum sebelum mengikuti pemilu. Penelusuran USA Today, Jumat (3/6), menunjukkan sang pengusaha kasino dan properti itu sedikitnya tersangkut 3.500 kasus pidana maupun perdata di seluruh tingkatan pengadilan.

Data ini dikumpulkan dari dokumen pengadilan selama tiga puluh tahun terakhir. Jenisnya bermacam-macam, mulai dari sengketa kepemilikan rumah judi dengan mitra bisnis sampai tuduhan mencemarkan nama baik.

Capres AS jarang sekali tersangkut kasus hukum, karena dianggap bisa mencoreng reputasi di mata pemilih. Kasus Donald Trump ini adalah pengecualian.

Setahun terakhir sesudah sang pengusaha mengumumkan ingin maju dalam pemilu Negeri Paman Sam, jumlah gugatan hukum yang mampir mencapai 70 kasus dari dan kepada Trump sebagai institusi maupun personal.

Dari catatan USA Today, hal ini menunjukkan gaya kepemimpinan sang capres Partai Republik. Separuh gugatan itu dilancarkan oleh Trump kepada orang-orang yang bersilang pendapat dengannya.

"Trump tak ragu memperkarakan orang kecil, seperti penyewa rumah di salah satu real estatnya," tulis USA Today.

Seluruh kerajaan bisnis Trump juga kerap berurusan dengan isu pajak. Lebih dari 100 kasusnya adalah dugaan bisnis pria 69 tahun itu mengemplang pajak. Sampai sekarang, Trump masih harus menghadapi 50 gugatan yang naik banding hingga Mahkamah Agung.

Salah satu kasus gugatan hukum kepada Trump yang paling terkenal adalah tuduhan penipuan atas universitas wirausaha. Para mahasiswa Trump University merasa ditipu, karena kelas mereka ternyata cuma berupa seminar motivasi, bukan sekolah sungguhan. Trump bahkan tidak pernah datang menyapa mereka atau mengisi kelas.

Alhasil, puluhan bekas mahasiswa kampus abal-abal di California itu akhirnya menggugat Trump menuntut ganti rugi.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP