Trump sebut pelaku teror di dekat World Trade Center sakit dan gila
Merdeka.com - Presiden AS Donald Trump beraksi keras terhadap serangan teror di New York dekat World Trade Center. Saking geramnya, Trump, bahkan menyebut pelaku teror orang sangat sakit dan gila.
Trump menuliskan cuitan berisi sebuah pesan pembangkangan setelah kejadian di pusat kota Manhattan terjadi. Dia menulis 'NOT IN THE USA!'
Trump juga menulis 'Di NYC, terlihat seperti serangan lain oleh orang yang sangat sakit dan gila. Penegakan hukum mengikuti (kasus) ini dengan seksama. TIDAK DI AMERIKA SERIKAT!'
Tidak hanya Donald Trump, Melania Trump juga ikut menulis cuitannya terkait dengan aksi serangan di World Trade Center. Dia menulis 'Hatiku hancur untuk #NYC hari ini. Pikiran dan doa saat kami memantau situasinya.'
Serangan teror itu menewaskan delapan orang dan melukai setidaknya 12 orang lainnya, seperti dilansir dari Metro, Rabu (1/10). Tak lama setelah serangan itu seorang pria berusia 29 tahun ditangkap.
Departemen Kepolisian New York menyatakan sebuah truk menabrak pejalan kaki dan pengendara sepeda sebelum sopirnya keluar dan menunjukkan senjata api imitasi. Pelaku ditembak di bagian perut sebelum dibawa ke tahanan.
Pihak kepolisian menemukan sebuah catatan, yang ditulis dalam bahasa Inggris. Tersangka mengaku serangan yang dilakukan hari Selasa (31/10) di New York dilakukan atas nama ISIS.
"Catatan yang ditemukan di dalam truk tersebut mengatakan polisi itu digunakan dalam serangan tersebut," kata sumber tersebut.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya