Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Trump sebut ISIS menyerah di Irak dan Suriah karena dia yang jadi presiden AS

Trump sebut ISIS menyerah di Irak dan Suriah karena dia yang jadi presiden AS Donald Trump. © yahoo.com

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim menyerahnya kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Irak dan Suriah disebabkan karena presiden AS.

Milisi yang didukung AS di Suriah menyatakan kemenangan mereka atas ISIS di Kota Raqqa dua hari lalu, setelah empat bulan bertempur.

Di Washington, militer AS mengatakan sekitar 90 persen wilayah Raqqa telah direbut kembali.

"Saya membuat aturan pertempuran berubah. Saya membuat militer kita jadi berubah. Saya benar-benar mengubah kebiasaan militer dan mereka telah melakukan pekerjaan yang fantastis," kata Trump, di The Chris Plante Show, seperti dilansir dari Independent, Rabu (18/10).

"Sekarang ISIS sudah menyerah, mereka menyerah, mereka mengangkat tangan, mereka pergi. Tidak ada yang pernah melihat hal seperti ini sebelumnya," kata dia.

Ketika ditanya mengapa hal itu tidak terjadi sebelumnya, Trump menjawab, "Karena kalian sebelumnya tidak memiliki Trump sebagai Presiden."

"Maksud saya, ini adalah perbedaan besar. Maksud saya, ada perbedaan besar jika Anda melihat militer sekarang," tambahnya.

Mengalahkan ISIS adalah retorika kampanye Trump di tahun lalu ketika maju sebagai calon presiden. Trump kerap berpendapat mantan Presiden Barack Obama terlalu lembek melawan ISIS dan lawannya di pemilu, Hillary Clinton, tidak akan menjadi lebih baik.

Ketika Trump jadi presiden, dia menggeser kekuasaan dari Gedung Putih ke Pentagon hingga militer lebih punya otonomi kebijakan di lapangan.

Namun, sebagian besar strategi memerangi ISIS tetap sama dengan apa yang dimulai di bawah mantan Presiden Obama.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP