Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Trump pesimis krisis Korut bisa diselesaikan dengan cara damai

Trump pesimis krisis Korut bisa diselesaikan dengan cara damai Kim Jong-un lihat pabrik ban. ©2017 KCNA/via REUTERS

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pesimis krisis Korea Utara bisa diselesaikan dengan cara damai. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan kantor berita Reuters, Trump juga mengungkapkan, dialog saja tampaknya tidak dapat menyelesaikan permasalahan dua Korea.

"Saya mau duduk dan bicara, tetapi saya tidak yakin masalah bisa diselesaikan. Saya juga tidak yakin perundingan akan menghasilkan sesuatu yang berarti," kata Trump, mengingat dialog ini sudah berlangsung selama 25 tahun, seperti dikutip dari laman Russia Today, Kamis (18/1).

Awal bulan ini Trump sempat menyatakan dia sangat bersedia menjalin komunikasi via telepon dengan pemimpin Korut Kim Jong-un jika sejumlah syarat dipenuhi.

Dalam wawancara ini Trump juga menuding Rusia seolah memberi dukungan kepada Korut. Padahal, Dewan Keamanan PBB telah memberikan sanksi kepada Korut. Namun negara tersebut justru menyarankan AS agar melakukan pendekatan lebih moderat terhadap Pyongyang.

"Rusia bersikap terlalu lunak terhadap Korut dan tidak berbuat banyak untuk menerapkan sanksi yang disepakati oleh PBB," ungkapnya.

Berbicara dari Ruang Oval, Trump mengatakan kepada Reuters, dia masih tidak mengesampingkan opsi militer dalam krisis ini.

"Kami sedang memainkan permainan yang sangat sulit dan kami tidak akan mengungkapkan rahasia kepada Anda," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, ketegangan antara Korut dan AS meningkat secara dramatis sejak Trump berkuasa pada Januari tahun lalu. Banyak pernyataan sarat akan ancaman, retorika yang membuat situasi memanas, hingga manuver militer yang provokatif yang diungkapkan oleh kedua pemimpin negara.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia mengkritik pertemuan gabungan antara AS dan Kanada untuk menyelesaikan persoalan di Korut. Rusia menilai bahwa negara-negara yang hadir di Vancouver gagal memberikan strategi alternatif untuk menghentikan program nuklir.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP