Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Trump minta Saudi buka blokade terhadap Yaman

Trump minta Saudi buka blokade terhadap Yaman Donald Trump. ©businessinsider

Merdeka.com - Presiden AS Donald Trump meminta Arab Saudi untuk membuka blokade terhadap Yaman, Rabu (6/12). Para analis menganggap hal tersebut sebagai pembalasan kritik Saudi terhadap pengakuan AS atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Saya telah mengarahkan pejabat di pemerintahan saya untuk memanggil pimpinan kerajaan Arab Saudi untuk meminta agar mereka benar-benar mengizinkan makanan, bahan bakar, air dan obat-obatan untuk menjangkau orang-orang Yaman yang sangat membutuhkannya," kata Trump dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari Middle East Eye, Minggu (1012).

"Ini harus segera dilakukan untuk alasan kemanusiaan," tambahnya.

Pengumuman tersebut dikeluarkan setelah kerajaan Saudi mengutuk keputusan Trump minggu ini, yang memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, serta mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Gedung Putih mengeluarkan pernyataan lain yang menyerukan agar Arab Saudi membuka setiap pelabuhan laut Yaman serta Bandara Sana'a.

"Penjaga dua masjid suci tersebut menegaskan yang terbaik bagi presiden AS bahwa setiap pengumuman Amerika mengenai situasi Yerusalem sebelum mencapai penyelesaian permanen, akan membahayakan perundingan damai dan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut," kata kantor berita negara SPA.

Raja Salman mengatakan bahwa Arab Saudi mendukung rakyat Palestina dan hak-hak historis mereka. Dia juga menegaskan bahwa langkah berbahaya semacam itu kemungkinan akan mengobarkan hasrat umat Islam di seluruh dunia karena status Jerusalem yang besar dan masjid al-Aqsa.

Pada hari Kamis, setelah Trump meminta agar blokade dicabut, Saudi mencap AS dengan sebutan "langkah yang tidak bisa dibenarkan dan tidak bertanggung jawab". (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP