Trump minta para diplomat lebih gencar dorong penjualan senjata Amerika
Merdeka.com - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kini hampir merampungkan rencana "Belilah produk Amerika" dengan menyerukan para atase dan diplomat mereka di luar negeri mendorong penjualan industri senjata Amerika melebihi dari apa yang sudah dicapai saat ini.
Sumber dari pejabat AS mengatakan, bulan depan Trump direncanakan mengumumkan upaya pemerintah untuk melonggarkan aturan ekspor bagi negara-negara yang membeli peralatan militer buatan Amerika, dari mulai jet tempur, pesawat nirawak hingga kapal perang dan artileri.
Dilansir dari laman Channel News Asia, Trump kini tengah memenuhi janji kampanyenya untuk memperbanyak lapangan kerja bagi rakyat Amerika dengan penjualan barang dan jasa ke luar negeri guna mengurangi defisit terbesar selama enam tahun terakhir yakni sebesar USD 50 miliar.
Pemerintahan Trump juga kini dalam tekanan dari para kontraktor Kementerian Pertahanan karena AS bersaing dengan negara kuat lain di bidang militer seperti Rusia dan China.
Namun dengan melonggarkan aturan penjualan senjata maka hal itu bisa menimbulkan pelanggaran hak asasi dan kalangan penasihat senjata menyatakan terlalu berisiko jika penjualan senjata ini bisa memperburuk kekerasan di kawasan seperti Timur Tengah dan Asia Selatan atau malah jatuh ke tangan teroris.
"Kami ingin melihat orang-orang yang berada di jajaran komersil dan atase militer tidak canggung untuk menjadi agen penjualan dan mempromosikannya," kata pejabat senior enggan disebut namanya itu.
Sejauh ini Gedung Putih dan Pentagon menolak berkomentar atas kabar ini.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya