Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Trump larang pegawai Gedung Putih pakai ponsel pribadi di kantor

Trump larang pegawai Gedung Putih pakai ponsel pribadi di kantor Donald Trump. © Fortune

Merdeka.com - Gedung Putih dilaporkan melarang staff mereka menggunakan ponsel pribadi di tempat kerja. Karyawan Gedung Putih sering menggunakan ponsel karena mereka selalu ingin terhubung dengan keluarga.

Dilansir laman the Independent, Jumat (5/1), dua pejabat Gedung Putih yang tidak ingin diketahui namanya mengatakan kepada Bloomberg kalau Presiden AS Donald Trump tidak mengizinkan anak buahnya menggunakan ponsel pribadi mereka saat berada di Gedung Putih.

Kepala Staf Gedung Putih John Kelly mengatakan larangan itu dibuat karena alasan keamanan. Salah satu ajudannya mengatakan pengumuman larangan yang kontroversial ini bisa dijalankan mulai hari ini dan seterusnya.

Pegawai Gedung Putih tidak setuju dengan larangan penggunaan ponsel karena mereka juga dilarang memakai telepon kantor untuk keperluan pribadi. Selain itu, telepon kantor tidak bisa digunakan untuk mengirim pesan tertulis.

Larangan tersebut dibuat diduga karena Trump mengeluh sering ada informasi tentang pemerintahannya yang bocor ke publik.

Salah satu pejabat mengatakan saat ini sudah terlalu banyak jaringan nirkabel dan ponsel pribadi terhubung ke Gedung Putih dan jaringan itu tidak seaman seperti yang sering dibilang pemerintah.

Kabar soal larangan memakai ponsel pribadi ini beredar sejak akhir November lalu.

Gedung Putih sebetulnya sudah melakukan tindakan untuk pengamanan, termasuk persyaratan bagi pejabat yang harus meninggalkan ponsel mereka di luar ruang pertemuan sebelum mengikuti rapat membahas hal sensitif atau rahasia.

Sebelumnya, pencegahan kebocoran informasi pernah dilakukan oleh mantan Kepala Pers Gedung Putih Sean Spicer. Dia memeriksa telepon genggam anggota karyawannya, untuk memastikan kalau mereka tidak membocorkan data kepada wartawan.

Di luar semua ini, Trump pernah membagi-bagikan nomor teleponnya kepada para pemimpin dunia, agar mereka langsung menghubunginya. Langkah ini melanggar aturan protokol dan menimbulkan kekhawatiran soal keamanan dan kerahasiaan AS jalur komunikasi presiden.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP