Trump bakal mendata imigran muslim di AS demi keamanan
Merdeka.com - Tim penasehat presiden terpilih Amerika Serikat saat ini sedang membahas rencana untuk membuat peraturan pendaftaran imigran muslim Amerika Serikat, seperti yang diperintahkan Donald Trump. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Negara untuk Kota Kansas, Kris Kobach.
"Penasihat presiden terpilih sedang mencari cara menerapkan usulan yang disarankan oleh pengusaha AS tersebut untuk memaksa para imigran dari negara-negara Muslim mendaftarkan diri di database," kata Kobach seperti dilansir dari laman the Independent, Kamis (17/11).
Kobach yang bertugas menyusun undang-undang imigrasi di sejumlah negara bagian AS mengklaim telah berpartisipasi dalam rapat rutin yang diadakan oleh penasihat imigrasi Trump untuk membicarakan kebijakan ini.
"Hal ini sesuai dengan janji Trump di masa kampanye di mana akan diadakan 'pemeriksaan ekstrem' bagi muslim dengan sistem keamanan ketat untuk mengidentifikasi dan mencatat agama mereka," imbuh Kobach .
Seperti diketahui, dalam kampanye Trump telah melarang kaum muslim untuk memasuki AS karena menurutnya sulit untuk membedakan muslim moderat dan para jihadis. Pria 70 tahun tersebut juga mengusulkan pembuatan kartu identitas khusus untuk kaum muslim di AS.
(mdk/che)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya