Tragis, PKL buah lindas anak hingga tewas saat hindari razia
Merdeka.com - Seorang pedagang buah menggunakan mobil yang mangkal secara ilegal di pinggir Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, melindas anak kandungnya hingga tewas pekan lalu. Insiden tragis itu terjadi gara-gara si bapak terlalu fokus kabur dari kejaran petugas penertiban PKL.
Pada saat kejadian, pedagang buah itu seperti biasa berjualan di pinggir jalan. Pria tak disebut namanya ini sedang asyik ngobrol dengan sesama PKL, mendadak muncul Chengguan, satuan pengamanan sipil mirip Satpol PP di Indonesia, menggerebek wilayah itu seperti dilansir Shanghaiist, Senin (19/1).
Posisi pria itu 20 meter dari mobilnya. Dia buru-buru lari supaya tak ditangkap Chengguan. Berhasil masuk mobil, lelaki ini langsung memacu mobilnya. Nahas, dia tak sempat melihat kalau putranya yang berusia empat tahun, dan diajak berdagang hari itu, sedang bermain di bagian depan mobil.

Bocah malang ini terlindas dan tewas seketika, sebelum paramedis tiba di lokasi. Polisi menyelidiki kasus tersebut, untuk mencari tahu apakah Chengguan juga melakukan kesalahan prosedur dalam penggerebekan.
Publik China sebagian menyalahkan Chengguan. Satuan ini sering beroperasi tanpa izin dan memalak pedagang.
Namun, sebagian lagi menganggap insiden ini murni tanggung jawab si orang tua. "Bila kalian membiarkan anak di jalanan setiap hari, bukankah wajar suatu hari dia bisa terlindas mobil? Hal ini sepenuhnya karena kelalaian orangtua," tulis salah satu pengguna jejaring sosial Sina Weibo.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya