Tragedi tahun baru Shanghai dipicu oknum lempar duit palsu
Merdeka.com - Perayaan malam tahun baru 2015 di Shanghai, China, menewaskan 35 orang. Sedangkan 42 orang dikabarkan cedera parah.
Kericuhan yang terjadi 25 menit hingga beberapa menit selepas pergantian tahun itu dipicu oleh tindakan beberapa orang dari teras Klub Rouge dan Luxury yang melempar uang pecahan Dolar Amerika. Sebaran uang inilah yang diduga menggerakkan ribuan massa saling berebut, hingga akhirnya ratusan terinjak-injak.
Stasiun Televisi CCTV News melaporkan, Kamis (1/1), Dolar yang disebar itu diduga uang palsu. Pengguna jejaring sosial Weibo pun mengabarkan hal yang sama.
"Sejak pukul 23.50, seseorang dari atas diskotek tiba-tiba melemparkan uang kertas dalam jumlah banyak. Sejak itulah terjadi kericuhan," tulis akun George Chen.
Hingga berita ini dilansir ambulans masih mengirim puluhan korban lain ke RS Umum Shanghai. Dikhawatirkan jumlah korban tewas bisa bertambah, terutama pelajar dan anak-anak.
Kepolisian Shanghai masih menyelidiki penyebab kericuhan tersebut. Termasuk dugaan ada provokasi oleh oknum melempar uang kertas ke kerumunan manusia di Waterfront Bund dan Jalan Chen Yi, lokasi peristiwa nahas ini.
Kepolisian Shanghai diduga kuat sudah mengetahui potensi kericuhan. Soalnya mereka sempat melarang izin pertunjukan laser tiga dimensi di kawasan yang sama. Diperkirakan tadi malam jumlah yang datang melampaui 500 ribu orang.
Padahal selama tiga tahun terakhir, pesta laser tersebut digelar di Bundaran Chen Yi. Pada malam pesta 2014 lalu, 300 ribu warga datang memadati pusat kota Shanghai. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya