Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tolak lamaran dari anak bos, wanita ini dibakar hidup-hidup

Tolak lamaran dari anak bos, wanita ini dibakar hidup-hidup Ilustrasi perkosaan, pelecehan seksual, pencabulan. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock

Merdeka.com - Maria Sadaqat, perempuan 19 tahun asal Pakistan tewas setelah dianiaya dan dibakar hidup-hidup oleh mantan bosnya lantaran menolak lamaran nikah dari putra si bos itu.

Polisi mengatakan peristiwa penyerangan terhadap Maria terjadi di Desa Upper Dewal, di luar Ibu Kota Islamabad pada Senin malam. Maria tewas dua hari kemudian karena luka-lukanya, seperti dilansir koran the Daily Mail, Kamis (2/6).

Maria yang sebelumnya bekerja sebagai guru di sebuah sekolah swasta diketahui belakangan dipaksa mengundurkan diri oleh kepala sekolah karena menolak lamaran putranya yang umurnya dua kali lebih tua dari dia. Selain itu dia juga mengalami pelecehan dari kepala sekolahnya.

"Dia disiksa dengan brutal dan dibakar hidup-hidup. Kami membawanya ke rumah sakit di Islamabad tapi lukanya terlalu parah," kata paman Maria, Abdul Basit kepada wartawan.

"Pria itu (anak kepala sekolah) sudah bercerai dan usianya dua kali lebih tua jadi dia menolak lamarannya dan mengundurkan diri ketika dipaksa. Mereka kemudian menyerangnya," ujar Basit.

Polisi mengatakan Maria sempat menyebut nama kepala sekolah dan empat pria penyerangnya.

"Kami sudah menangkap satu orang tersangka dan masih memburu sisanya," ujar Mazhar Iqbal, polisi yang bertugas menyelidiki kasus ini.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP