Tikus lapar di Brussel bikin macet, rugikan negara Rp 15 triliun
Merdeka.com - Setiap orang pasti emosi bila terhadang kemacetan luar biasa. Bukan cuma Jakarta, masyarakat Brussel, Belgia pun merasakan hal serupa. Tidak dikarenakan ramainya arus lalu lintas yang akibat angkot atau semacamnya, namun ini semata ulah tikus kelaparan.
Tikus ini bukanlah koruptor, melainkan binatang pengerat yang hidup di lorong dan bawah tanah jalanan. Kelompok binatang pengerat yang kelaparan ini ternyata menggerogoti pondasi terowongan di pusat kota, sehingga pemerintah harus menggelontorkan anggaran guna memperbaiki titik-titik yang mengalami kerusakan.
"Ini mungkin akibat ulah gigitan tikus," ujar mantan kepala biro pembangunan kota, seperti dilansir koran the Guardian, Kamis (18/2).
Diketahui sebanyak 1,2 juta orang tinggal di sekitaran jalan utama itu, termasuk Markas Uni Eropa dan NATO. Anggaran sebesar Rp 15 triliun digelontorkan demi perbaikan terowongan ini.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya