Tiga Warga Hawaii Terinfeksi Covid-19 Walaupun Telah Divaksinasi Penuh
Merdeka.com - Tiga warga Hawaii, Amerika Serikat yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19 baik vaksin Covid-19 Moderna ataupun Pfizer/BioNTech dites positif virus corona. Selain itu, orang keempat yang mendapatkan dosis pertama dari dua dosis vaksin terinfeksi virus corona (SARS-CoV2) varian B.1.1.7. Varian ini lebih menular dibandingkan SARS-CoV2 atau versi asli virus.
Demikian disampaikan Departemen Kesehatan Hawaii (DOH), dikutip dari Forbes, Senin (22/3).
Kasus infeksi Covid-19 pada orang yang telah divaksinasi penuh ini bukan berarti vaksin tidak bekerja. Vaksinasi tidak memberikan perlindungan 100 persen dalam tubuh. Namun demikian, vaksin bisa jadi cukup ampuh mencegah penyakit parah Covid-19.
Menurut Covid-19 Vaccine Tracker Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC), lebih dari 35 juta orang yang telah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech atau Moderna. Dan berdasarkan tweet Senat Negara Bagian Hawaii, 436.035 warga Hawaii telah mendapatkan vaksinasi penuh sampai 11 Maret.
“Hanya karena Anda tertular virus setelah mendapatkan vaksinasi penuh bukan berarti vaksin tidak membantu Anda,” tulis jurnalis Bruce Y Lee, dalam artikel di Forbes.Tindakan pencegahan harus tetap dilakukan seperti menjaga jarak dari orang lain, memakai masker, dan menjaga kebersihan.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya