Tiga hari menjabat, presiden baru Zimbabwe bubarkan kabinet Mugabe
Merdeka.com - Presiden baru Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa membubarkan kabinet presiden sebelumnya, Robert Mugabe, selang tiga hari usai pelantikan. Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat pemerintahan senior negara tersebut.
"Mnangagwa sedang dalam proses untuk menyusun tim menteri kabinet yang baru," ujar Sekretaris Utama Presiden dan Kabinet, Mischeck Sibanda, dalam sebuah pernyataan dikutip dari laman Channel News Asia, Selasa (28/11).
Sibanda menambahkan bahwa Mnangagwa menunjuk orang-orang terpercaya untuk mengisi tim kabinetnya. Hal itu dimaksudkan agar pejabat pilihannya bisa menjalani tugas tanpa intervensi dari pemerintahan sebelumnya yang penuh dengan kontroversi.
"Mnangagwa telah menunjuk Patrick Chinamasa sebagai Pelaksana Tugas Menteri Keuangan dan Simbarashe Mumbengegwi sebagai diplomat tertinggi yang akan memberi pelayanan terhadap masyarakat," jelas Sibanda.
Meski demikian, Sibanda tidak memberi informasi lebih lanjut mengenai kapan Mnangagwa akan mengumumkan kabinet barunya.
Sebagaimana diketahui, Mnangagwa menduduki jabatan sebagai presiden usai Mugabe mengundurkan diri. Mugabe mengundurkan diri setelah mendapat tekanan intensif selama seminggu dari militer yang mengambil alih pemerintahan.
Sebelumnya, Mnangagwa merupakan mantan wakil presiden yang menemani masa pemerintahan Mugabe selama hampir 37 tahun. Mnangagwa dipecat dari posisinya pada November lalu setelah menentang keinginan Mugabe untuk menjagokan istrinya, Grace, dalam pemilihan umum mendatang.
Saat itu, Mnangagwa mengatakan bahwa Partai ZANU-PF bukan milik pribadi dan Mugabe tidak bisa seenaknya memaksakan kehendak.
Rencananya, Mnangagwa akan menduduki jabatan sampai dilangsungkan pemilu tahun depan. Dia juga akan mengajukan diri sebagai kandidat presiden dalam pemilu mendatang.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya