Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tiga bom meledak di Rakhine Myanmar, seorang polisi dikabarkan terluka

Tiga bom meledak di Rakhine Myanmar, seorang polisi dikabarkan terluka Ledakan bom di Myanmar. ©2018 REUTERS

Merdeka.com - Tiga bom mengguncang ibu kota Negara Bagian Rakhine, Sittwe, di Myanmar, pagi tadi. Tidak ada korban jiwa akibat ledakan tersebut. Namun seorang polisi dilaporkan menderita luka ringan.

Salah satu bom meledak sekitar pukul 04.30 pagi waktu setempat. Ledakan itu terjadi di halaman belakang kantor Sekretaris Pemerintah Negara Bagian, Tin Maung Swe. Dia merupakan salah satu pejabat tertinggi di pemerintahan setempat. Sementara dua bom lain meledak di dekat Pengadilan Tinggi dan Kantor Pencatatan Tanah. Kepolisian setempat hingga kini masih memburu pelaku pemboman tersebut.

"Ada tersangka yang kami curigai, tapi sekarang bukan waktunya bicara. Polisi berusaha memastikan tersangka dengan menganalisis struktur bom tersebut," kata Juru Bicara Polisi Kolonel Myo Thu Soe, dikutip laman Reuters, Sabtu (24/2).

Myo Thu Soe juga mengatakan bahwa tiga bom buatan lain yang gagal meledak ditemukan di kota tersebut pada saat bersamaan. Pihak kepolisian juga dikerahkan untuk memperketat keamanan di kota tersebut sekaligus menjaga jalur keluar kota.

Ledakan itu terjadi hanya selang tiga hari setelah bom besar menewaskan dua pegawai bank dan melukai hampir belasan orang lainnya di kota Lashio. Kota tersebut merupakan tempat kelompok pemberontak etnis memerangi militer Myanmar.

Sittwe sendiri merupakan kota di Rakhine di mana serangan dari gerilyawan Muslim Rohingya tahun lalu memicu balasan dari pasukan militer Myanmar. Serangan besar-besaran itu juga yang mendorong 688.000 warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh karena mengalami penyiksaan hingga pemerkosaan oleh tentara dan polisi Myanmar.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP