Tersangka pemerkosa dua gadis India tidak akan dihukum
Merdeka.com - Para penyelidik India hari ini mengatakan lima pria tersangka pemerkosa dan pembunuh dua gadis yang tewas digantung di sebuah pohon mangga Mei lalu tidak akan dituntut dengan dakwaan hukuman.
Dua kakak-adik sepupu, Murti dan Pushpa, berusia 14 dan 15 tahun, ditemukan tewas digantung di pohon mangga di Desa Katra di sebelah utara Negara Bagian Uttar Pradesh Meli lalu.
Peristiwa itu memicu kemarahan nasional setelah diketahui polisi menolak menyelidiki kasus itu karena korban berasal dari kasta rendah.
Tiga kakak-adik laki-laki, Pappu, Awadhesh, dan Urvesh, berasal dari kasta dominan Yadav, kemudian segera ditangkap dan mengakui perbuatan mereka, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Selasa (26/8).
Dua polisi juga ditangkap karena dianggap mengabaikan laporan orangtua korban saat anak mereka hilang.
Namun Biro Penyelidik Pusat (CBI), badan penyelidik tertinggi di India, mengatakan tersangka belum akan didakwa dengan tuntutan-tuntutan.
CBI mengatakan masih belum cukup bukti untuk mendakwa tersangka
"Berdasarkan penyelidikan kami, kami tidak akan mengajukan tuntutan pada tahap ini," kata juru bicara CBI Kanchan Prasad.
Keluarga korban diketahui berasal dari komunitas Dalit, yang dikatakan sebagai komunitas 'tak tersentuh', dan dianggap sebagai yang terendah dalam sistem kasta India kuno.
Data menunjukkan tindak pemerkosaan terjadi saban 22 menit di India. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya