Teroris London bermodal cekak, bikin bom sabuk akal-akalan
Merdeka.com - Persiapan pelaku teror di Jembatan London ternyata sangat mepet dan ala kadarnya. Mereka lantas harus akal-akalan supaya membikin gentar orang lain saat melakukan aksinya.
Dilansir dari laman AP, Senin (12/6), Kepolisian Metro London menyatakan kalau para pelaku teror yakni Khuram Butt, Rachid Redouane dan Youssef Zaghba sengaja membikin sabuk bom palsu buat menakuti korbannya. Mereka membuatnya dari empat botol plastik air mineral bekas dan dilubangi, kemudian dililit lakban warna perak pada bagian bawah dan hitam di atasnya. Lantas ikat pinggang diselipkan di botol itu.
Komandan Polisi, Dean Haydon, mengatakan kemungkinan para pelaku hendak menyandera.
"Atau mungkin sebagai perlindungan supaya mereka tidak ditembak," kata Dean.
Para pelaku keburu ditembak mati polisi. Dalam insiden itu, delapan orang meninggal dan puluhan luka-luka.
Dean menambahkan, kabarnya aksi teror itu bisa jadi lebih mematikan lagi jika Butt berhasil menyewa truk seberat 7,5 ton. Namun, gara-gara pembayarannya ditolak maka pelaku cuma menyewa mobil van. Di dalam kendaraan itu ditemukan bom molotov dan obor.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya