Terlibat program rudal balistik, AS sanksi 5 perusahaan Iran
Merdeka.com - Amerika Serikat memberi sanksi untuk lima anak perusahaan milik industri Iran yang mengembangkan dan membuat rudal balistik di negara tersebut. Kelima perusahaan itu adalah anak perusahaan Grup Industri Shahid Bakeri Iran (SBIG).
Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menghubungkan langkah tersebut dengan demonstrasi antipemerintah yang terjadi di Iran beberapa waktu yang lalu.
Alasan lain pemberian sanksi ini juga terkait dengan kesejahteraan masyarakat Iran, dengan lebih banyak membeli senjata daripada melarang senjata.
"Sanksi ini menargetkan entitas kunci yang terlibat dalam program rudal balistik Iran, yang rezim Iran mengatakan memprioritaskan kesejahteraan ekonomi rakyat Iran," kata Mnuchin, dilansir dari Middle East Eye, Jumat (5/1).
Mnuchin menambahkan saat rakyat Iran menderita, pemerintah dan anggota IRGC malah mendanai militan asing, kelompok teroris dan itu melanggar hak asasi manusia.
Bahkan Mnuchin menambahkan kalau AS akan terus melakukan ketegasan untuk melawan aktivitas rezim Iran yang jahat, termasuk menambah sanksi yang menargetkan pelanggaran hak asasi manusia.
"Kami tidak akan ragu untuk mengatakan kesalahan manajemen ekonomi dalam rezim tersebut, yang mengalihkan sumber daya untuk mendanai sistem rudal yang bisa mengancam dengan mengorbankan kewarganegaraannya." kata Mnuchin.
Selain memberi sanksi, semua aset yang dimiliki perusahaan di bawah yurisdiksi AS akan dibekukan dan penduduk AS dilarang berbisnis dengan mereka.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya