Tentara Rusia temukan puluhan kuburan massal warga Suriah di Aleppo
Merdeka.com - Militer Rusia menemukan sejumlah kuburan massal di Kota Aleppo, Suriah, yang baru-baru ini berhasil dikuasai pasukan pemerintah dari tangan kaum pemberontak.
"Kuburan massal warga Suriah yang tewas karena disiksa lalu dibunuh telah ditemukan. Dalam banyak kasus, sejumlah organ tubuh hilang. Kebanyakan mereka ditembak dikepala. Dan tampaknya ini baru awal," ujar Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov dalam pernyataannya Senin lalu, seperti dilansir stasiun televisi Press TV, Senin (26/12).
Konashenkov mengatakan temuan-temuan ini akan dicatat dan direkam sebagai bukti kejahatan perang. Dia menambahkan, Moskow akan mempublikasikan temuan ini supaya negara-negara Eropa pendukung kelompok pemberontak tahu siapa jati diri pihak yang mereka dukung sebenarnya.
Tak hanya itu, Konashenkov juga mengatakan kaum pemberontak memenuhi jalanan di Aleppo timur dengan ranjau serta memasang bom di mobil dan sepeda motor.
Tentara Rusia juga menemukan tujuh gudang senjata yang cukup untuk mempersenjatai beberapa pasukan batalion di Aleppo.
Pada kesempatan terpisah, aparat Suriah juga mengatakan mereka menemukan jenazah 21 warga sipil, termasuk kaum perempuan dan anak-anak yang dieksekusi dalam jarak dekat oleh para pemberontak.
Direktur Forensik Zaher Hajo mengatakan kepada kantor berita SANA, mayat warga sipil itu ditemukan di penjara yang dikelola kelompok teroris di al-Sukkari dan al-Kalasseh. Seluruh mayat itu tewas ditembak dari jarak dekat.
Sejumlah warga sipil dalam kesaksiannya di pos pemeriksaan militer Suriah di Jembatan Jisr al-Haj pekan lalu mengatakan kelompok teroris Jabhat Fatih al-Syam, sebelumnya bernama Jabhat al-Nusra, mengeksekusi warga sipil di Aleppo.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya