Tentara Filipina yang terluka usai disergap Abu Sayyaf diberi medali
Merdeka.com - Upaya penyelamatan 18 sandera dari tangan Abu Sayyaf tertunda, satu peleton yang diterjunkan ke medan pertempuran malah dihabisi. 18 Tentara tewas, sedangkan 53 orang lainnya terluka. Alhasil, mereka langsung ditarik mundur untuk diperkuat kembali.
Dilansir AFP, Minggu (10/4), kekalahan ini merupakan terburuk kedua, sebelumnya dalam pertempuran di Al Barkar, Basilan pada 2011 lalu menyebabkan 19 tentara tewas. Meski begitu, mereka berhasil menewaskan lima orang militan, tak menutup kemungkinan ada yang terluka dari pihak Abu Sayyaf.
Berkat keberaniannya, para tentara yang terluka diganjar medali dan pin. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Panglima Militer Filipina, Jenderal Hernando Iriberri. Dia menyematkan langsung pin dan medali tersebut kepada salah satu tentara yang terluka.

Anggota pasukan yang terluka dirawat di sebuah rumah sakit militer di Zamboanga, Mindanao selatan. Pemberian penghargaan ini disaksikan langsung oleh wartawan dan Menteri Pertahanan Voltaire Gazmin.
Sebelumnya, serangan yang dilakukan tentara pemerintah disergap kelompok ekstremis Abu Sayyaf saat melakukan pencarian terhadap 18 warga asing yang diculik. Kedua belah pihak terlibat dalam baku tembak selama 10 jam.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya