Tentara Filipina Tembak Mati Pemimpin Abu Sayyaf, Selamatkan 4 Tawanan WNI
Merdeka.com - Tentara Filipina membunuh seorang pemimpin kelompok Abu Sayyaf yang kerap melakukan penculikan dan meminta tebusan. Tentara juga menyelamatkan empat tawanan WNI yang ditawan sejak tahun lalu. Demikian disampaikan militer Filipina pada Minggu.
Majan Sahidjuan atau Apo Mike, terluka parah dalam baku tembak dengan angkatan laut pada Sabtu malam di daerah Languyan di Provinsi Tawi-Tawi, dan kemudian tewas. Demikian disampaikan Letjen Corleto Vinluan Jr.
Dia menyebutkan Sahidjuan adalah otak dalam sejumlah penculikan yang dilakukan Abu Sayyaf, yang berbasis di Sulu dan juga terlibat dalam sejumlah serangan bom dan pembajakan selama puluhan tahun. Sejak 2014, kelompok ini mengumumkan terkait dengan ISIS.
“Kami bahagia bahwa semua tawanan sekarang aman dan kami juga bisa melumpuhkan Apo Mike dan dua rekannya,” jelas Vinluan, komandan Komando Militer Mindanao Barat, dilansir Reuters, Minggu (21/3).
Sahidjuan merupakan satu dari lima militan Abu Sayyaf yang mendatangi Tawi-Tawi menggunakan kapal dari Sulu, dengan empat tawanan WNI pada Kamis lalu.
Kapal mereka karam setelah dihantam gelombang tinggi, memberikan kesempatan bagi tentara untuk menyelamatkan tiga dari empat tawanan yaitu Arizal Kasta Miran (30), Arsad Bin Dahlan (41), dan Andi Riswanto (26).
Tawanan keempat, remaja 15 tahun yaitu Mohd Khairuldin ditemukan tentara di desa yang sama di mana baku tembak berlangsung.
Empat tawanan tersebut di antara lima WNI yang diculik Abu Sayyaf pada 17 Januari 2020 di perairan Tambisan, Malaysia. Satu dari lima orang tawanan terbunuh saat mencoba melarikan diri.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya