Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Teleskop James Webb Ungkap Fenomena Aurora di Planet Jupiter

Teleskop James Webb Ungkap Fenomena Aurora di Planet Jupiter planet jupiter dari teleskop james webb. ©NASA

Merdeka.com - Teleskop ruang angkasa terbesar dan terkuat di dunia James Webb (JWST) menunjukkan pemandangan Jupiter yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Teleskop James Webb mengambil gambar planet terbesar di tata surya itu pada Juli lalu.

Gambar-gambar tersebut menunjukkan aurora, badai raksasa, bulan dan cincin yang mengelilingi Jupiter secara rinci yang oleh para astronom digambarkan sebagai "luar biasa".

Foto-foto inframerah diwarnai secara artifisial untuk menonjolkan fitur-fiturnya. Ini karena cahaya inframerah tidak terlihat oleh mata manusia.

"Kami belum pernah melihat Jupiter seperti ini. Semuanya sangat luar biasa," kata astronom planet Imke de Pater, dari University of California, yang memegang peran utama dalam proyek tersebut, seperti dilansir laman BBC, Selasa (23/8).

"Sejujurnya, kami tidak benar-benar mengharapkannya menjadi sebaik ini," tambahnya.

Teleskop James Webb adalah proyek senilai USD 10 miliar JWST yang jadi bagian dari misi internasional yang dipimpin oleh badan antariksa Amerika Serikat NASA dengan mitranya dari Badan Antariksa Eropa dan Badan Antariksa Kanada.

NASA mengatakan foto Jupiter yang berdiri sendiri, yang dibuat dari gabungan beberapa gambar dari teleskop, memperlihatkan aurora berada di ketinggian di atas kutub utara dan selatan Jupiter. Aurora adalah fenomena cahaya di langit yang disebabkan oleh Matahari.

Sementara itu, Bintik Merah Besar, badai yang ukurannya begitu besar sehingga bisa menelan Bumi, tampak berwarna putih. Ini karena memantulkan banyak sinar matahari.

JWST diluncurkan pada Desember 2021, dan saat ini diposisikan sekitar satu juta mil (1,6 juta kilometer) dari Bumi.

Teleskop ini dapat mendeteksi cahaya yang mulai berjalan menuju Bumi 13 miliar tahun yang lalu, beberapa saat setelah Big Bang.

Dilihat sebagai penerus teleskop Hubble yang terkenal, JWST diharapkan menjadi kekuatan dominan untuk penemuan setidaknya selama 20 tahun ke depan.

Reporter Magang: Gracia Irene

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP