Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Telepon Raja Yordania, Netanyahu sebut ISIS biadab

Telepon Raja Yordania, Netanyahu sebut ISIS biadab Raja Abdullah II mengatur strategi mengarahkan jet tempur Yordania gempur ISIS. ©AFP PHOTO/JORDANIAN TV

Merdeka.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Kamis (5/2) malam, mengungkapkan bela sungkawa kepada Raja Yordania Abdullah II melalui sambungan telepon. Dia merasa ikut berduka cita atas terbunuhnya sandera pilot Yordania di tangan para militan ISIS.

Pemimpin Zionis itu menilai aksi ISIS membakar mendiang Muath al-Kassesbeh teramat keji. "Semua orang beradab pasti terkejut dengan kekejaman biadab ini. Dunia harus terus berjuang melawannya," seperti dilansir dari koran Jerusalem Post, Jumat (6/2).

Percakapan lewat telepon tadi malam merupakan pertama kalinya antara kedua pemimpin negara Timur Tengah itu tahun ini. Raja Abdullah II dan Netanyahu terakhir bertatap muka pada November 2014 di Ibu Kota Amman, Yordania. Pertemuan mereka juga dihadiri Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry.

jet tempur yordania gempur isisjet tempur yordania gempur isis

Yordania dua hari terakhir mengobarkan perang terbuka lawan ISIS. Pasalnya, Muath yang juga pilot jet tempur mereka ditahan sejak Desember tahun lalu. Bukannya dibebaskan, Muath malah dibakar hidup-hidup oleh ISIS di dalam sebuah penjara rahasia di Suriah.

Dalam operasi di bawah perintah Raja Abdullah II ini Yordania mengerahkan dua jet tempur buatan AS, yakni F-26 dan F-22. Tadi pagi Jordanian TV menunjukkan ledakan akibat serangan angkatan udara Yordania yang menghancurkan sebuah bangunan diduga merupakan gudang senjata milik ISIS. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP