Telah merenggut ribuan nyawa, Mike Pompeo mendesak agar perang Yaman diakhiri
Merdeka.com - Amerika Serikat menyerukan diakhirinya konflik Yaman dan mendukung upaya dipimpin oleh PBB dalam menentukan solusi perang yang sudah berlangsung bertahun-tahun itu. Perang ini telah merenggut ribuan nyawa dan membawa negara miskin tersebut ke ambang kelaparan.
"AS menyerukan kepada semua pihak untuk mendukung Utusan Khusus PBB Martin Griffiths dalam mencari solusi damai atas konflik di Yaman berdasarkan referensi yang disepakati," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Middle East Eye, Rabu (31/10).
Pompeo pun mendesak semua pihak, termasuk sekutu AS dalam koalisi yang dipimpin Saudi, untuk mengakhiri pertempuran ini.
"Ini saatnya untuk menghentikan permusuhan, termasuk serangan rudal dan UAV di daerah yang dikuasai Huthi dan Arab Saudi serta Uni Emirat Arab," tegas Pompeo.
"Selain itu, serangan udara koalisi juga harus dihentikan di semua daerah berpenduduk di Yaman," lanjutnya.
Pompeo menambahkan bahwa dengan berakhirnya permusuhan ini, maka hal ini bisa meringankan krisis kemanusiaan di negara tersebut. Selain itu, hal ini juga bisa menguraikan proses perdamaian yang akan mencakup negosiasi di negara netral, demiliterisasi perbatasan dan semua daerah yang berada di bawah pengamatan internasional.
"Sudah waktunya mengakhiri konflik ini. Kita harus mengganti konflik dengan kompromi dan membiarkan rakyat Yaman hidup dalam perdamaian dan pembangunan ulang," jelas Pompeo.
Sebagaimana diketahui, AS selama ini ikut berperan dalam perang Yaman dengan cara menyediakan bantuan logistik untuk koalisi, termasuk pembagian intelijen dan pengaliran udara untuk jet Saudi.
(mdk/ias)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya