Taliban Akui Bunuh Seorang Komedian TikTok Afghanistan
Merdeka.com - Taliban bertanggung jawab atas pembunuhan seorang komedian di Provinsi Kandahar, Afghanistan, pekan ini. Hal ini meningkatkan kekhawatiran pembunuhan balas dendam menjelang rampungnya penarikan pasukan asing dari negara tersebut.
Sebuah video dua pria menampar dan menyiksa Nazar Mohammad, lebih dikenal sebagai Khasha Zwan, beredar luas di media sosial. Dia kemudian dibunuh, ditembak beberapa kali. Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengakui dua pria dalam video itu merupakan anggota Taliban.
Mujahid mengatakan dua pria itu telah ditangkap dan akan diadili. Dia juga menuduh komedian tersebut seorang anggota Kepolisian Nasional Afghanistan dan diduga menyiksa dan membunuh anggota Taliban.
Mujahid mengatakan dua pria itu seharusnya menangkap komedian tersebut dan membawanya ke pengadilan Taliban, bukan membunuhnya.
Dikutip dari Al Jazeera, Jumat (30/7), Mohammad bukan komedian televisi tetapi kerap mengunggah kegiatannya di TikTok. Dia dikenal karena lawakan kasarnya dan lagu-lagu lucu.
Pembunuhan brutal itu meningkatkan ketakutan serangan balas dendam. Kasus itu merusak jaminan yang diberikan Taliban bahwa tidak ada bahaya yang akan menimpa orang-orang yang bekerja untuk pemerintah, militer atau organisasi AS.
Dalam sebuah wawancara pekan lalu dengan The Associated Press news agency, juru bicara Taliban Suhail Shaheen mengatakan komandan kelompoknya telah memerintahkan agar jangan mengganggu warga sipil atau menerapkan pembatasan di wilayah-wilayah yang telah direbut baru-baru ini. Dia mengatakan jika ada laporan kejahatan, harus diselidiki.
Namun Patricia Gossman dari Human Rights Watch (HRW) mengatakan pembunuhan balas dendam telah dilakukan semua pihak selama perang Afghanistan yang berlangsung puluhan tahun.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya