Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Takut kena Ebola, Korea Utara larang pelari marathon asing

Takut kena Ebola, Korea Utara larang pelari marathon asing Korea Utara. ©2013 Merdeka.com/www.trendmixer.com

Merdeka.com - Pihak berwenang Korea Utara melarang para pelari marathon dari luar negeri dalam acara tahunan lari marathon di Pyongyang. Menurut biro wisata pemerintah Korea Utara takut warga asing membawa virus mematikan Ebola.

Sejak Oktober lalu, negara pimpinan Kim Jong-un itu memperketat izin masuk warga asing. Mereka bahkan menerapkan karantina selama 21 hari bagi warga asing yang masuk ke negaranya.

BBC melaporkan, Senin (23/3), sejauh ini belum ada kasus Ebola ditemukan di Korea Utara atau di kawasan sekitarnya.

Lomba lari marathon tahun itu akan digelar pada 12 April mendatang.

"Kami dengan berat hati mengumumkan, kami telah diberitahu oleh rekan kami di Korea Utara, tidak boleh ada pelari asing, baik amatir atau profesional, ikut berlomba dalam Pyongyang Marathon tahun ini," kata pernyataan Koryo Tours, biro wisata bermarkas di Beijing, China, dalam situs mereka, seperti dikutip kantor berita Yonhap.

"Warga asing dilarang karena takut penyebaran Ebola," kata biro wisata itu dalam akun media sosial Twitter.

Lomba lari marathon Pyongyang tahun lalu pertama kalinya membolehkan warga asing ikut berpartisipasi.

Korea Utara selama ini membidik pendapatan dari sektor pariwisata, terutama dari turis China.

Kantor berita Korea Utara perna menyatakan penyakit Ebola adalah bagian dari senjata biologi ciptaan Amerika Serikat.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP