Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak terima video soal imigran dihapus, staf PM Hungaria akan panggil Facebook

Tak terima video soal imigran dihapus, staf PM Hungaria akan panggil Facebook Janos Lazar. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Facebook telah menghapus sebuah video yang diposting oleh Kepala Staf Perdana Menteri Hungaria, di mana dia mengatakan bahwa para imigran bertanggung jawab atas banyaknya kejahatan di ibu kota negara tetangga mereka, Austria.

Dalam video itu Janos Lazar yang merupakan pembantu utama Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban, mengumpat kata-kata kasar yang dialamatkan kepada para imigran yang tinggal di Jalan Favoriten, Wina.

"Beberapa orang Wina yang masih tinggal di sini mengatakan tingkat kejahatan jauh lebih tinggi dan mereka hidup dalam ketakutan. Jika kita membiarkan mereka masuk dan tinggal di kota kita. Maka hanya ada kejahatan dan kemiskinan," kata Lazar, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/3).

Mengetahui videonya dihapus, Lazar tak terima, melalui akun Facebook-nya ia menuliskan apa yang dilakukan Facebook telah melanggar kebebasan berekspresi. Walau ia mengetahui postingan yang dihapus telah melanggar pedoman komunitas Facebook, "Saya akan mengundang pihak Facebook untuk membuat video ini tersedia kembali," ujarnya.

Beberapa netizen mencemooh kelakuan politisi Partai Fidesz ini, dan mengatakan bahwa ini merupakan agenda politik mereka menjelang Pemilu. Bahkan seorang Pejabat HAM PBB menyebut Lazar sebagai orang yang rasis.

Namun sejauh ini belum ada tanggapan dari pihak Facebook mengenai hal ini.

(mdk/frh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP