Tak terima Erdogan menang, oposisi minta suara dihitung ulang
Merdeka.com - Memenangkan referendum yang akan mengubah konstitusi di Turki dari parlementer menjadi presidensial, Presiden Recep Tayyip Erdogan semakin melebarkan kekuasaannya di negara tersebut.
Kemenangan Erdogan tak diterima oposisinya, mereka meminta suara dihitung ulang. Pasalnya referendum ini menghasilkan 51,4 persen suara 'ya', hanya sedikit selisih dengan suara 'tidak' sebesar 48,6 persen.
Oposisi anti-Erdogan di Istanbul menunjukkan ketidakpuasan mereka dengan memukul panci dan wajan, serta peralatan dapur lain sebagai aksi protes. Ratusan pendukung oposisi ini juga menyerbu wilayah Besiktas dan Kadikoy.
Dikutip dari AFP, Senin (17/4), Kepala Badan Pemilihan Umum Turki, Sadi Guven menegaskan bahwa hasil referendum tersebut sudah sah. Tetapi, pihak oposisi tetap meminta agar suara dihitung ulang.
Referendum tentang perubahan konstitusi akan sama sekali menghapuskan jabatan perdana menteri, yang memungkinkan Erdogan menggenggam semua birokrasi negara di bawah kekuasaannya.
Dalam pidato kemenangannya, Erdogan mengatakan hasil referendum ini menjadi awal era baru di Turki.
"Insya Allah, hasil ini akan menjadi awal dari sebuah era baru di negara kita," ujar Erdogan dalam konferensi pers kemenangannya.
Sementara itu, sesaat sebelum Perdana Menteri Binali Yildrim menyatakan kemenangan bagi Erdogan, ribuan orang berkumpul untuk menghadiri perayaan kemenangan di markas Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang didirikan Erdogan di Ankara. Terlihat ribuan pendukung Erdogan ini menari, bernyanyi, membunyikan klakson mobil mereka untuk merayakan kemenangan.
Yildrim dalam pidatonya menyebutkan, orang yang memilih 'ya' dan 'tidak' akan tetap menjadi satu di Turki. Dia mengatakan, dengan keberhasilan referendum ini Erdogan akan meningkatkan perekonomian, mempercepat pembangunan serta melawan musuh asing dan domestik.
"Tidak ada yang harus tersinggung atau dirusak. Tidak ada kata berhenti. Kami akan terus berjalan di jalan kita dan akan terus berbaris untuk menyambut masa depan," pungkas Yildrim. (mdk/che)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya